Hendak Diluncurkan, Roket SpaceX Meledak

Hendak Diluncurkan, Roket SpaceX Meledak

Sebuah roket Falcon 9 milik SpaceX meledak saat akan diluncurkan di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat pada hari Kamis (1/9/2016). Roket tersebut rencannya akan digunakan Facebook untuk perluasan jaringan akses internet di Afrika.

Tidak ada korban dalam insiden ini, namun bedampak pada hilangnya roket dan satelit komunikasi milik lembaga Komunikasi Angkasa yang berbasis di Israel. Padahal satelit komunikasi tersebut masih diandalkan oleh Facebook.

Dari rekaman video menunjukkan bahwa ledakan itu menghancurkan bagian atas roket sebelum seluruh bagian roket itu hangus terbakar di landasan peluncuran pada pukul 09.00 waktu setempat. Gumpalan asap hitam membumbung ke udara.

Elon Musk yang bos dari SpaceX mengatakan, ”Penyebab ledakan masih belum diketahui. Kejadian itu lebih cepat.”

Sampai saat ini masih belum diketahui dampak kerusakan roket SpaceX terhadap puluhan satelit komersial lainnya yang peluncurannya juga sedang dijadwalkan.

Meskipun ada insiden ledakan roket, beberapa klien menyatakan dukungannya terhadap SpaceX.  ”Kami yakin pada SpaceX dan bahwa mereka akan menemukan dan menyelesaikan masalah yang menyebabkan insiden ini, dan kami akan siap untuk berangkat lagi,” kata Iridium Communications Inc dalam sebuah pernyataan dukungan untuk SpaceX, yang dilansir dari Reuters.

SpaceX rencananya akan meluncurkan 29 roket Falcon 9 dengan harga USD62 juta sebelum fajar pada hari Sabtu (3/9/2016). Dan Facebook menjadi salah satu pelanggan untuk bandwidth pada satelit itu. Tahun 2015 lalu, Facebook mengatakan telah bermitra dengan Eutelsat Communications untuk meningkatkan konektivitas data untuk wilayah Sub-Sahara Afrika.

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.