Jerman Tawarkan Kerjasama Energi dan Kereta Cepat

Pemerintah Jerman dan Indonesia saling bertukar pikiran mencari jalan terbaik dalam mengembangkan sektor energi bagi kedua negara. Hal tersebut disampaikan Duta Besar Jerman untuk Indonesia Georg Witschel pada acara ‘Indonesian-German Energy Dialogue’ di Hotel Intercontinental Mid Plaza.

“Jadi sama sekali kita tidak jualan di sini, dan tidak dilakukan konsultasi politik pembangunan. Justru Bank Pembangunan Jerman sudah lama kerjasama dengan paten di Indonesia, dan sudah memberikan kredit yang bersifat langsung seperti kepada PLN dan Pertamina,” kata Witschel, di Jakarta, Selasa (1/9/2015).

Dia menambahkan, pemberian kredit ini lebih menitikberatkan perlindungan lingkungan hidup dan perubahan iklim serta pada energi baru terbarukan (EBT).

“Untuk sementara waktu jumlah kredit yang diberikan 300 juta euro ini masuk sebentar lagi ditandatangani atau sudah konkret dalam pipeline pendanaan, mungkin jumlahnya tidak seimpresif negara lain, tapi satu yang kita lakukan tidak pernah ingkar janji,” sebutnya.

Di sisi lain, Jerman pun tertarik untuk ikut serta dalam pengembangan alih teknologi perkeretaapian, salah satunya ingin turut andil membantu membuat kereta api cepat asal Jerman.

“Tapi tidak kita kapalkan kan kita ke Indonesia, tapi bagaimana mungkin caranya dibuat di Indonesia dengan latar belakang menciptakan lapangan kerja dan teknologi,” ungkap dia.

Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Raldi Hendro Koestoer menjelaskan, dalam mengadakan dialog energi ini akan saling tukar informasi dari sisi teknologi dan pengalaman. Walaupun ada perbedaan, Indonesia dan Jerman memiliki persamaan prospek tentang EBT.

“Ini penting bagi kita tidak miliki standar mencapai teknologi tertentu, sehingga dimanfatkan teknologi sebelumnya,” tukas dia.

 

sumber : okezone

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.