Rugi Jual BBM, Ini yang Dilakukan Pertamina

PT Pertamina (Persero) harus menanggung kerugian yang cukup banyak dari penjualan Bahan Bakar Minyak. Pasalnya, tidak hanya jual Premium dan Solar saja yang rugi, Pertamax pun sekarang harus rugi Rp 800/liter.

“Kita sudah sampaikan posisi Pertamina seperti apa, ada selisih dari harga yang ditetapkan pemerintah dengan harga keekonomian. Pemerintah akan support Pertamina,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro, dalam keterangannya Jumat (15/5/2015).

Wianda mengakui, kondisi tersebut akan menambah beban bagi Pertamina. Namun, sejak Maret tahun ini sektor hilir termasuk bisnis penjualan BBM sudah mulai membuahkan keuntungan.

“Januari-Februari kita memang rugi, Maret sudah mulai rebound (untung) US$ 28 juta. Secara total kuartal I-2015 di hilir utung US$ 49 juta, dari ISC berhasil efisiensi US$ 22 juta, procurement efisiensi US$ 27 juta,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Pertamina akan terus meningkatkan efisiensi di berbagai sektor, sehingga dapat menutupi kerugian dibisnis penjualan BBM.

“Kita akan maksimalkan berbagai efisiensi, sehingga bisa menutupi selisih harga BBM ini,” tutupnya.

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.