rupiah-dollar

Rupiah Terus Bergerak ke Rp14 Ribu

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan. Rupiah kini telah memasuki level psikologis baru di Rp14.000 per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan non-delivery forward(NDF) melemah 64 poin atau 0,43 persen menjadi Rp14.008 per USD. Pagi ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.977-Rp14.053 per USD.

Analis First Asia Capital, David Sutyanto, mengatakan pelemahan ini terjadi lantaran China yang melakukan devaluasi yuan. Akibatnya, terjadi perang mata uang, lantaran negara lain harus melemahkan mata uangnya.

“Tapi kita tidak mungkin ikut currency war, mata uang kita tidak terlalu kuat. Kalu kita turunkan, yang ada kita malah bonyok,” jelas dia dalam acara Market Sight di iBCM Channel, Senin (24/8/2015).

Oleh karena itu, dia menilai lebih baik Indonesia pasrah terhadap pelemahan ini. “Mending menyingkir, dorong goverment spending sehingga Rupiah tidak jatuh terlalu dalam,” tambah dia.

Menurutnya, Rupiah sudah melemah di level psikologis baru di Rp14.000 per USD. “Oleh karena itu, ada level psikologis baru RpRp15.000 per USD. Tapi kalau sampai Rp15.000 per USD, market pasti shock,” jelas dia.

Meski demikian, dia mengatakan nilai tukar Rupiah tidak yang paling buruk di antara mata uang lainnya. “Kalau kita nilai, kita masih di angka 7. Negara lain sama seperti kita, Malaysia malah lebih anjlok. Jadi jangan melihat Indonesia buruk sekali,” tuturnya.

 

sumber : okezone

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.