8 Maskapai Tertua di Dunia yang Masih Beroperasi Hingga Kini

8 Maskapai Tertua di Dunia yang Masih Beroperasi Hingga Kini

Layanan komersial di bidang transportasi udara dunia memiliki catatan sejarah yang panjang. Sebagaimana tercatat dalam sejarah, penerbangan komersial untuk penumpang pertama kali tercatat pada tahun 1913 lalu.

Seiring berjalannya waktu, industri maskapai penerbangan diramaikan dengan hadirnya maskapai-maskapai baru yang saling bersaing memberikan layanan terbaik bagi penumpang. Namun, diantara maskapai-maskapai baru tersebut ada beberapa maskapai penerbangan tertua di dunia yang masih beroperasi hingga saat ini.

Berikut ini kami rangkum 8 maskapai tertua di dunia yang masih beroperasi.

  1. KLM

KLM (Koninklijke Luchtvaart Maatchappij) merupakan maskapai penerbangan Kerajaan Belanda yang didirikan pada 7 Oktober 1919. Dan menjadi maskapai tertua di dunia saat ini.

Maskapai ini memiliki slogan “Journeys of Inspiration” dan penerbangan KLM yang pertama berangkat dari Bandara Croydon, Inggris.

Hingga saat ini KLM melayani sebanyak 145 destinasi di 70 negara dunia dan memiliki 120 pesawat dari berbagai seri produksi Airbus dan Boeing diantaranya Airbus A330-200, A330-300, Boeing 737-700, 737-800, 737-900, 747-400, 747-400M, 747-400ERF, 777-200ER, 777-300ER, dan 787-9 Dreamliner.

  1. Avianca

Avianca adalah maskapai penerbangan nasional yang didirikan pada 5 Desember 1919 di Kolombia. Avianca juga menjadi maskapai terbesar di Kolombia dan terbesar kedua di kawasan Amerika Latin.

Maskapai ini melayani sejumlah 114 destinasi di 27 negara di dunia. Avianca memiliki armada sejumalah 121 pesawat yang terdiri dari Airbus A318-100, A319-100, A320-200, A321-200, A321neo, A330-200, ATR 42-600, ATR 72-600, Boeing 787-8 Dreamliner, Cessna 208, dan Embraer 190.

  1. Qantas

Qantas yang merupakan maskapai penerbangan nasional Australia tersebut didirikan pada 16 November 1920 dan memulai debut operasionalnya pada Maret 1921.

Qantas dan anak usahanya sudah mengoperasikan 65 rute penerbangan domestik dan 31 rute penerbangan internasional. Hingga saat ini, Qantas Group memiliki armada sebanyak 285 pesawat antara lain Airbus A330-200, A330-300, A380-800, Boeing 737-800, 747-400, 747-400ER, dan 787-9 Dreamliner.

  1. Aeroflot

Maskapai penerbangan asal Rusia tersebut didirikan pada 9 Februari 1923. Aeroflot melayani penerbangan domestik maupun internasional dari hub utamanya di Bandara Sheremetyevo, Moskow, Rusia.

Hingga saat ini Aeroflot melayani penerbangan ke 129 destinasi di seluruh dunia dan memiliki total armada 214 pesawat yang terdiri dari Airbus A320-200, A330-200, A330-300, Boeing 737-800, 777-300ER, dan Sukhoi Superjet 100-95.

  1. Czech Airlines

Maskapai penerbangan nasional Republik Ceko ini didirikan pada 6 Oktober 1923. Czech Airlines (CSA) sudah melayani sebanyak 50 destinasi di 25 negara Eropa serta destinasi Asia seperti Incheon dan Riyadh.

CSA memiliki armada 18 pesawat yang diantaranya Airbus A319-100, A330-300, ATR 42-500, dan ATR 72-500.

  1. Finnair

Maskapai asal negara Finlandia, Finnair didirikan pada 1 November 1923. Maskapai yang bermarkas di Vantaa, Finlandia ini pernah dinobatkan sebagai salah satu maskapai teraman di dunia dan belum pernah terlibat dalam kecelakaan fatal sejak 1963.

  1. Tajik Air

Maskapai yang ebrnarkas di Dushande ini didirikan pada tahun 1923. Tajik Air hanya melayani rute penerbangan Rusia dan Turki serta masih menggunakan pesawat Antonov An-28s dan dua Tupolev 154s.

  1. Delta Airlines

Delta Airlines didirkan pada 20 Mei 1924. Maskapai ini memiliki hub terbesar di Hartsfield–Jackson Atlanta International Airport, Georgia, Amerika Serikat. Slogan maskapai penerbangan ini adalah: “Membangun maskapai penerbangan yang lebih baik, bukan hanya yang lebih besar”.

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.