airport-soekarno-hatta

Angkasa Pura II Bangun Runway Baru di Bandara Soekarno Hatta

Pihak Management PT Angkasa Pura II berencana memperluas Bandara Soekarno-Hatta dengan membangun runway atau landasan pacu ketiga. Karena menurut AP II ukuran volume penumpang dan pesawat terbang di Bandara Soetta sangat tinggi dan perlu membangun runway baru agar dapat memadai kebutuhan konsumen.

Dari data-data yang ada hingga saat ini, rata-rata ada 72 take off landing di Bandara Soetta. Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sebagai otoritas penerbangan sipil di Indonesia akan menurunkan tingkat kepadatan di Bandara Soetta itu maksimal 60 pergerakan pesawat per jam. Dengan demikian setiap menit ada satu pesawat yang datang atau pergi.

Menurut Head of Secretary and Legal PT Angkasa Pura II Agus Haryadi, sediktinya ada lima desa di wilayah Kosambi dan Teluk Naga di wilayah Tangerang yang akan digusur untuk keperluan perluasan bandara. Lima desa itu luasnya sekitar 860 hektar dan pihak AP II telah menyampaikan akan melakukan sosialisasi terkait pembebasan lahan kepada warga di 5 desa itu.

Untuk tahap pertama, sosialisasi dilakukan pada Kamis (5/11/2015) di tiga desa, yakni Desa Rawa Burung di Kosambi, Desa Bojong Renged, serta Desa Rawarengas di Teluk Naga. Sosialisasi pertama di 3 desa ini mempunyai luas 173,19 hektar. Management Angkasa Pura II juga menyampaikan tentang mekanisme pembayaran uang ganti rugi pada warga. Hal ini dilakukan agar warga memahami bahwa nilai ganti rugi yang akan diterima bisa saja berbeda satu sama lain. Untuk prose pemberian ganti rugi kepada warga yang terkena pembebasan lahan akan dilakukan melalui tim penilai. “Nantinya, tim ini yang menentukan hasil penilaian ganti rugi tersebut,” kata Agus Haryadi.

Write a Comment