Bawa Bagasi Banyak, Pemudik Dikenai Kelebihan Tarif Bagasi

Bawa Bagasi Banyak, Pemudik Dikenai Kelebihan Tarif Bagasi

Bagi pemudik yang akan pulang kampung dengan menggunakan kereta api, dihimbau tidak membawa barang terlalu banyak. Karena PT KAI akan memberikan tarif untuk bagasi sebesar Rp10.000 per kilogram apabila terjadi kelebihan bagasi.

PT KAI melakukan pembatasan maksimal barang yang boleh dibawa penumpang adalah 20 kg atau jika dihitung volume 100 dm³ (70x48x30 cm) per penumpang Desember 2015 lalu.

Senior Manager Humas PT. KAI (Persero) Daop 1 Jakarta, Bambang S Prayitno, Rabu(22/6/2016)  mengatakan, “Penumpang yang membawa barang melebihi ketentuan 20kg dikenakan tarif kelebihan bagasi Rp. 10.000 per kilogram bagi penumpang kereta eksekutif, kelas bisnis dikenai tarif Rp. 6.000 per kilogram dan kelas ekonomi Rp. 2.000 per kilogram.”

“Bagasi penumpang harus diletakkan pada rak bagasi yang berada di atas tempat duduk penumpang atau dapat diletakkan di tempat lain sedemikian rupa sehingga tidak sampai mengganggu penumpang lain dan tidak menimbulkan kerusakan pada kereta,” ucap Bambang.

Bambang melanjutkan, untuk pengukuran bagasi penumpang tersebut, PT KAI menyiapkan timbangan untuk petugas boarding dengan yang berada di boarding-gate di tiap stasiun.

Untuk melayani Angkutan Lebaran 2016 ini, PT KAI Daop 1 Jakarta sudah menyiapkan counter khusus bagi penumpang kereta api di Stasiun Pasar Senen untuk melakukan penimbangan terhadap bagasinya.

”Setelah bagasinya ditimbang, penumpang akan mendapatkan tag yang berisi informasi mengenai barang bawaannya agar tidak tertukar dengan barang bawaan penumpang lainnya. Dengan berlakunya peraturan pembatasan barang bawaan ini, kami berharap penumpang akan merasa lebih aman dan nyaman selama mudik dengan kereta api,” lanjut Bambang.

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.