Pusat Logistik Berikat

Bea Cukai Undang Para Stakeholder Untuk Wujudkan Hub Logistik Asia Pasifik

Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan mengumpulkan seluruh stake holder yang terkait dengan PLB (Pusat Logistik Berikat) seperti Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dan stakeholder internasional. Hal itu dilakukan karena Bea Cukai ingin menjadikan Indonesia menjadi Hub Logistik Asia Pasifik.

Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi di Auditorium Merauke Ditjen Bea Cukai, Jakarta, Senin (25/4/2016) mengatakan, “Saya berharap di sini terjadi konsultasi dan para hadirin bisa bertanya soal PLB tersebut. Kita membuka peluang konsultasi saat ini sebelum diajukan permohonan pemakaian PLB. Hal ini baru, dan bisa dimanfaatkan oleh bapak ibu semua.”

Heru menambahkan, keberadaan PLB menjadikan peluang bisnis semakin besar. Hal ini pun juga mendapat dukungan besar dari Presiden Jokowi.

Setelah meresmikan 11 PLB, Presdien Jokowi meminta kepada Ditjen Bea Cukai untuk bisa meneruskan pembangunan PLB sehingga nantinya di setiap pulau, provinsi, dan di setiap kawaan industri ada PLB-nya.

Tentunya, lanjut Heru Pambudi, instruksi Presiden tersebut kita tindak lanjuti, namun tidak semata-mata dalam konteks membuat PLB berdasarkan geografis Indonesia, tapi dalam kontek PLB per komoditas.

“Sekarang sudah ada 11 PLB dengan komoditas seperiti mamin, oil and gas, dan lainnya. Nah ini yang perlu kita perbanyak ini karena diperlukan untuk industri dalam negeri. Kita mesti siapkan ini,”ujarnya.

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.