Garuda-Indonesia-Boeing

Berikan Banyak Diskon, Garuda Tak Takut Rugi

Meski banyak memberlakukan program diskon tarif terbang, PT Garuda Indonesia Tbk mengaku tidak khawatir akan mengalami rugi.

Pasalnya program itu diyakini akan mendongkrak pertumbuhan jumlah penumpang maskapai pelat merah tersebut.

Direktur Komersial Garuda Indonesia Handayani mengatakan tahun ini Garuda mempunyai target menerbangkan sebanyak 25 juta penumpang, sementara hingga semester I lalu Garuda baru menerbangkan 9,4 juta penumpang.

“Sebenarnya diskon ini diberikan karena tingkat keterisian seat Garuda baru 75 persen. Sisa 25 persen itu yang harus didapatkan,” ujar Handayani seperti dilansir CNN Indonesia.

Awal Agustus lalu Garuda telah menjalin kerja sama dengan Standard Chartered Bank untuk layanan penerbangan korporat.

Melalui kerjasama ini karyawan Standard Chartered akan mendapatkan perlakuan khusus, diantaranya mendapatkan harga khusus (special corporate fare) untuk semua rute domestik dan internasional, tambahan ekstra bagasi sebanyak 10 kilogram (kg), layanan konter check-in khusus pelanggan korporat di bandara, dan prioritas reservasi.

Diskon Tenaga Pengajar
Tak hanya itu, Garuda juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberi diskon khusus tiket penerbangan kelebihan bagasi bagi para tenaga pengajar dan pendidikan.

Diskon tersebut dikhususkan bagi perjalanan dinas beserta perjalanan pribadi dan keluarga inti yang terdiri dari pasangan dan tiga orang anak.

“Kita perlu agresif untuk mengisi load factor tersebut, itu salah satu strategi manajemen perusahaan,” ujar Mantan Direktur Alternative Channel AXA Mandiri itu.

Tak hanya sampai di situ, lanjut Handayani, Garuda juga tengah mempertimbangkan kerjasama dengan perusahaan telekomunikasi untuk pemberian program diskon tarif. Jumlah pengguna internet yang tinggi pun menjadi sasaran Garuda untuk diberikan diskon khusus.

“Kami masuk di ritel dan telekomunikasi, khususnya para pengguna internet yang semakin tinggi. Selama ini ada teknis kerjasama seperti tukar-menukar poin namun belum secara agresif,” ujarnya.

 

sumber : cnn indonesia

Write a Comment