bni-hajatan-mudik-bareng

BNI Menggelar Hajatan Mudik Bareng

Menggelar acara mudik bareng merupakan agenda tahunan yang biasa dilakukan oleh korporasi. Untuk keperluan program mudik tahun ini, Bank BNI pun merogoh dana sekira Rp3 sampai Rp4 miliar.

Direktur Utama BBNI Ahmad Baiquni mengatakan, program mudik gratis bagi nasabah ini menggunakan 114 bus yang dilakukan di Parkir Timur Senayan, Jakarta.

Tahun ini sekira 5.900 ikut dalam program mudik dengan tujuan Solo, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Malang, Lampung, Palembang, dan Padang.

Direktur Utama BBNI Ahmad Baiquni menyebutkan, mudik gratis ini bermanfaat untuk membantu pemerintah memperlancar mudik.

“Untuk membantu dan memfasilitasi pemerintah agar mudik berjalan lancar dan tertib. Totalnya ada 114 bus, kemarin 10 bus sudah diberangkatkan lebih awal bersama sinergi BUMN. Hari ini sisanya kurang lebih 104,” paparnya di Jakarta, Senin (13/7/2015).

BNI membagi pemberangkatan ke dalam empat kelompok. Kelompok Pertama, sebanyak 10 bus yang mengangkut 500 pemudik telah diberangkatkan pada tanggal 12 Juli 2015, bersamaan dengan 15 BUMN lain dari Parkir Timur Senayan, Jakarta dalam Program Mudik Bareng Sinergi BUMN.

Kelompok Kedua, merupakan kelompok utama yang diberangkatkan pada 13 Juli 2015, yaitu pemberangkatan sekitar 104 bus yang mengangkut lebih dari 5.200 pemudik. Kota-kota tujuan mudik kali ini adalah Cirebon, Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, Lampung, Palembang, dan Padang.

Kelompok Ketiga, pemudik dari Malaysia, yang merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terseleksi oleh Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur sebagai TKI yang siap dipulangkan. Ada sebanyak 100 kursi pesawat yang disiapkan BNI untuk memulangkan para TKI tersebut secara bertahap hingga akhir tahun 2015.

Sekira 28 TKI di antaranya telah dipulangkan pada 12 Juli 2015 kemarin ke berbagai kota asalnya mulai dari Aceh dan Sumatera Utara hingga Nusa Tenggara Timur. Dan Kelompok Keempat, BNI menyiapkan program apresiasi bagi pengguna layanan remitansi BNI di Singapura dengan transaksi pengiriman dana tertinggi ke Indonesia.

“Bulan Ramadan dan Lebaran adalah peristiwa keagamaan yang dirayakan oleh warga Indonesia yang mayoritas beragama Islam,” tukasnya.

 

sumber : okezone.com

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.