Bos Virgin Atlantic Ungkap Rahasia Kesuksesannya

Bos Virgin Atlantic Ungkap Rahasia Kesuksesannya

Bos Virgin Atlantic, Richard Branson yang masuk dalam deretan orang terkaya dunia versi majalah Forbes, dulunya memiliki kehidupan yang tidak mudah.

Branson mengalami putus sekolah saat umur 16 tahun. Kemudian, ia melakoni bisnis pertamanya di majalah Student. Setelah beberapa tahun, Branson mulai menjual rekaman melalui jasa pos dan memberinya label Virgin Records.

Merek label tersebut didapatkannya pada usia 23 tahun. Sejak saat itu, Branson mulai mengawasi ratusan perusahaan dan jumlah kekayaannya bernilai USD 5 miliar.

Banyak orang yang melihat dan mengatakan jika bisnis yang dijalankan Richard Branson sudah berhasil. Namun bagi Branson sendiri hal itu dianggap masih belum berhasil. Seperti dalam pernyataannya yang dikutip dari CNBC, Branson mengatakan, “Aku beruntung tinggal di kehidupan yang luar biasa. Aku memiliki gelar, bertemu dengan orang luar biasa dan menghadiri acara paling menakjubkan, tapi aku tidak pernah merasa menciptakannya.”

Menurut penulis buku The 8 Traits Successful People Have in Common, Richard St. John mengatakan bahwa orang berprestasi tertinggi di dunia tidak pernah puas. Mereka terus mememacu diri untuk keluar dari zona nyaman dan selalu meningkatkan karier, proyek, produk atau pun jasa.

Sedangkan penulis bernama Thomas C Corley menarik kesimpulan dari studinya tentang orang-orang kaya selama lima tahun mengatakan, “Dalam hal jutawan yang berusaha sendiri, mereka sering melakukan eksperimen terhadap hal baru, ide baru dan orang-orang baru.”

Di sisi lain, kebanyakan orang awam cenderung untuk mendapatkan ketenangan di zona nyaman, padahal jika dibandingkan dengan orang-orang kaya, mereka selalu melangkah di luar zona kenyamanan untuk meningkatkan kemampuannya.

Richard Branson mengatakan, “Cara saya melihatnya, hidup adalah semua tentang berjuang dan berkembang. Saya ingin terus membuat!”

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.