Buat iCargo, Proses Dwelling Time Bisa Singkat
Perhimpunan Pusat Logistik Berikat Indonesia (PPLBI) dan Asosiasi Perusahaan Jalur Prioritas (APJP) melakukan kerjasama dengan PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) dalam penyediaan layanan digital yang nantinya akan memudahkan dan mempersingkat proses dwelling time di pelabuhan. Layanan tersebut bernama iCargo.
Seperti dikatakan oleh Yusron Hariyadi, Direktur Utama ILCS yang mengatakan bahwa aplikasi iCargo merupakan solusi logistik untuk memudahkan pengguna jasa (Cargo Owner/Consignee dan Freight Forwarder) dalam melakukan permohonan dokumen DO secara online tanpa harus datang ke Shipping Line.
Aplikasi iCargo dapat digunakan memproses permohonan dokumen DO secara online, sehingga perusahaan pengguna aplikasi tersbut bisa menghemat waktu dan biaya karena tidak perlu mengantre di loket.
“Melalui cara ini juga dapat mempersingkat waktu post clearance dalam pengurusan pengeluaran barang dari pelabuhan. Karena transaksi dilakukan secara elektronik dengan metode cashless transaction,” kata Yusron, Rabu(08/01/2017).
Selain memberikan layanan untuk Pusat Logistik Berikat, PT ILCS juga akan menawarkan aplikasi yang sama kepada operator-operator pelabuhan di Indonesia. Aplikasi iCargo diharapkan mampu memudahkan pengusaha perkapalan dan pengusaha logistik untuk mengurus peti kemas miliknya.
“Mudah-mudahan layanan ini bermanfaat dan menjadi one stop solution bagi komunitas Pelabuhan Indonesia. Kami harap aplikasi ini membantu proses pengeluaran arus barang menjadi lebih lancar dan termonitor,” ujar Yusron.
Selain Yusron yang optimis dengan adanya aplikasi tersebut, Hermiyana, staf KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok juga memberikan apresiasinya terhadap PT ILCS yang bersedia melakukan digitalisasi pelabuhan melalui iCargo. Aplikasi digital itu diyakini bisa mempercepat proses post clearance bahkan bisa turut menurunkan angka dwelling time dan biaya logistik di Indonesia.
“iCargo atau DO Online merupakan salah satu terobosan bagi pelaku ekspor-impor terutama di Pelabuhan Tanjung Priok, inisiasi ini sudah dilakukan sejak lama,” ujar Hermiyana.
Begitu juga dengan Ketua PPLBI yang diwakili oleh Widiyanto mengatakan bahwa seiring makin berkembangnya industri di Indonesia, bisnis pusat logistik berikat akan terus berkembang dan peranan teknologi digital sangat penting.
Widiyanto mengatakan, “Dengan adanya iCargo dapat memberikan salah satu jawaban implementasi teknologi di kawasan Pusat Logistik Berikat sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik sesuai standar internasional.”
Write a Comment