rel ganda trans sumatera

Butuh 15 Miliar/Km untuk Kereta Trans Sumatera

Menteri Perhubungan Ignatius Jonan mengatakan reaktivasi jalur kereta api Trans Sumatera yang menghubungkan Sumut-Aceh dari Stasiun Binjai ke Stasiun Besitang,  sudah selesai 50 persen.

Jonan mengatakan, “Jalur ini sebenarnya sudah ada, tapi tidak terurus karena tidak punya anggaran. Ketika kami diperintahkan membangun jalur Trans Sumatera, kami mulai merehabilitasi dan reaktivasi jalur yang sudah ada, kemudian menyambung ke jalur lain. Dan perkiraan pada tahun depan sudah bisa kita operasikan.”

Menteri Jonan mengatakan, reaktivasi jalur kereta api Trans Sumatera dari Medan ke Aceh yang menghubungkan Stasiun Binjai-Stasiun Besitang dengan panjang rel 80 km ini membutuhkan dana sebesar Rp15 miliar per kilometer. Untuk total anggarannya sebesar Rp. 1,2 triliun yang diambilkan dari APBN.

“Untuk jalur layang, kami akan menggunakan metode double track dan dibangun dengan teknologi buatan kita. Berbeda dengan yang ada di Stasiun Gambir yang sama-sama double track tapi menggunakan teknologi Jepang.” imbuh Jonan.

Selain untuk memperlancar kegiatan perkeretaapian, adanya jalur rel kereta layang ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan di Medan yang selama ini terjadi. Jalur layang ini juga diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta.

Write a Comment