Boeing 787 Manufacturing

Cetak Pesawat Lebih Banyak, Boeing Kalahkan Airbus

Boeing menjadikan dirinya sebagai perusahaan pembuat pesawat terbesar di dunia dan mengalahkan Airbus, setelah memproduksi 762 pesawat tahun 2015 lalu. Jumlah produksi ini melebihi perkiraan Boeing sebelumnya dari rencana produksi 755 pesawat hingga 760 pesawat.

Di lain pihak, kompetitor Boeing yakni Airbus, rencananya bakal mengumumkan produksi pesawat mereka pada Selasa (12/01/2016). Dan menurut perkiraan akan memproduksi 629 pesawat.

Meskipun jumlah pesanan pesawat Boeing melampaui perkiraan, namun pesanan pesawat baru turun pada paruh pertama tahun lalu. Maskapai penerbangan yang berasal dari Timur Tengah dan Asia melakukan banyak pembelian dalam beberapa tahun terakhir, namun mengurangi pesanan dalam jumlah besar pada 2014.

Pengantaran Boeing di tahun 2015 mengalahkan rekor sebelumnya, yaitu 723 unit pada 2014. Tahun lalu, perusahaan asal Amerika Serikat itu menyelesaikan 120 pesawat jenis 737 di tiga bulan terakhir tahun lalu, sedikit di bawah target produksi 42 pesawat per bulan. Produksi Boeing 787 Dreamliner, yang sepenuhnya dibangun dengan materi komposit ringan yang mengurangi penggunaan bahan bakar, akan meningkat dari 10 unit per bulan menjadi 14 unit pada 2020, kata pihak Boeing. Per 31 Desember, tunggakan pesanan Boeing berada pada 5.795 pesawat, atau lebih dari tujuh setengah tahun produksi pada tingkat sekarang.

Di sisi lain, para pengamat memperkirakan bahwa Airbus akan mendapat lebih banyak pesanan dari Boeing tahun lalu, pada data yang diluncurkan pekan depan oleh pembuat pesawat Eropa tersebut.

 

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.