Dampak Brexit Terhadap Ekspor Hasil Laut Indonesia

Dampak Brexit Terhadap Ekspor Hasil Laut Indonesia

Keluarnya Inggris dari Uni Eropa (British Exit/Brexit) menuai banyak opini dari berbagai kalangan. Ada yang mengatakan bahwa rencana ini akan memiliki dampak negatif terhadap ekonomi negara-negara yang selama ini menjalin hubungan dagang dengan Uni Eropa. Namun, di sisi lain, hal ini juga berdampak positif bagi penjajagan kerja sama baru terhadap berbagai negara lainnya, termasuk Indonesia.

Menurut Deputi Bidang Industri dan Perniagaan Kemenko Perekonomian, Eddy Putra Irawady mengatakan, “Keluarnya Inggris dari Uni Eropa akan dapat menghapus beberapa hambatan kerjasama dengan Inggris. Karena, selama ini Inggris harus patuh kepada aturan Uni Eropa dalam hal kerja sama investasi.”

“Brexit juga bedampak positif bagi Indonesia. Banyak kebijakan Uni Eropa yang mendiskriminasikan kita, karena selama ini London mengikuti pedoman Brussels,” kata Eddy Putra di Jakarta.

Menurut Eddy juga, referendum Inggris nantinya akan menyepakati Inggris untuk keluar dari Uni Eropa, maka Indonesia memiliki peluang untuk membuka kerja sama pada sektor kelautan. Khususnya pada sektor ekspor perikanan. Indonesia diyakini akan dengan mudahnya menjamin kerja sama di bidang kelautan dengan Inggris.

“Dengan Brexit kita bisa menjalin bilateral langsung untuk ekspor perikanan dan impor ironsteel slag untuk bahan baku,” imbuh Eddy.

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.