Empat BUMN Kerjasama Bangun Bandara Kertajati

Empat BUMN Kerjasama Bangun Bandara Kertajati

PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) melakukan kerja sama dengan kontraktor untuk proyek konstruksi pembangunan Bandara Internasional Kertajati. Diketahui kontraktor tersebut merupakan empat perusahaan milik BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

Sebagaimana yang dikatakan oleh Direktur Utama PT BIJB, Virda Dimas Ekaputra bahwa perusahaan kontraktor tersebut antara lain PT Adhi Karya, kerjasama Operasi (KSO) PT Wijaya Karya – PT PPP dan PT Waskita Karya.

Virda Dimas Senin(13/02/2017) mengatakan, “Untuk pembangunan infrastruktur bekerja sama dengan PT Adhi Karya. Pembangunan gedung terminal penumpang bekerja sama dengan KSO PT Wijaya Karya-PT PP, dan pembangunan gedung penunjang operasional dengan PT Waskita Karya.”

Untuk hal penandatanganan kontrak kerja sama dengan empat kontraktor tersebut sebenarnya sudah dilakukan pada akhir tahun 2015 lalu. Dana yang dikucurkan untuk pembangunan Bandara Kertajati mencapai angka Rp2,1 triliun dengan peruntukan empat proyek.

Lebih lanjut Virda Dimas mengatakan, “Nilai kontrak dengan Adhi Karya Rp.355 miliar, dengan KSO Wijaya Karya-PP Rp.1,39 triliun dan dengan Waskita Karya sebesar Rp.416 miliar. Empat kontraktor tersebut sudah berpengalaman dalam bidangnya. Dan kami berharap semoga dalam 24 bulan pembangunan BIJB sudah selesai.”

Adapun dana pembangunan tersebut diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Dari total biaya tersebut 70% atau Rp.1,47 triliun adalah equity. Dari 70% equity, 51% atau sekitar Rp.750 miliar berasal dari Pemprov Jawa Barat. Sisanya yang 30% berasal dari pinjaman bank.

Untuk pembiayaan pembangunan dari sisi udara, dananya berasal dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan peruntukan pembangunan runway, taxi way, dan apron.

“Sisi udara dibiayai oleh pemerintah yang akan diambil dari APBN sebesar Rp.750 miliar. Itu bukan cuma untuk runway tapi taxy way dan apron juga,” pungkas Virda Dimas.

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.