ganti-radar-tua-airnav-pasang-radar-baru-di-empat-bandara

Ganti Radar Tua, AirNav Pasang Radar Baru di Empat Bandara

Gantikan radar yang sudah tua, AirNav Indonesia pasang radar baru di empat bandara. Lembaga yang bernama resmi Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) itu melakukan penggantian radar penerbangan baru sejumlah empat unit.

Untuk implementasi radar yang baru tersebut,  AirNav Indonesia itu sudah menggelontorkan dana senilai Rp. 146 miliar dalam pembelian empat radar tersebut.

Dilansir dari Kompas, Minggu(23/10/2016), Direktur Teknik AirNav Indonesia Lukman F. Laisa menyatakan bahwa radar baru akan dipasang di empat bandara yaitu Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, dan Bandara Internasional Minangkabau Padang. Pemasangan radar-radar baru itu untuk menggantikan radar yang sudah tua usianya.

Lukman juga mengatakan, “Usia ideal radar rata-rata 15 tahun. Oleh karena itu kami mengganti radar di empat kota tersebut.”

Menurut dia (Lukman), radar penerbangan di empat bandara itu sudah waktunya diganti. Karena usia radar tersebut sudah lebih dari 15 tahun. Contohnya saja di Bandara Soekarno-Hatta yang radarnya berumur 32 tahun dan Bandara Sultan Syarif Kasim II yang radarnya sudah berumur 35 tahun.

Diketahui bahwa radar baru yang dipasang adalah produk dari INDRA yang merupakan perusahaan asal Spanyol. Untuk harga masing-masing unit radar adalah Rp. 75 miliar untuk radar di Bandara Soekarno-Hatta, Rp. 24 miliar untuk radar di Bandara Adi Sujitpto, Rp. 22 miliar untuk radar di Bandara Sultan Syarif Kasim II, dan Rp. 25 miliar untuk radar di Bandara Minangkabau Padang.

Pembelian radar baru tersebut dalam rangka peremajaan infrastuktur navigasi penerbangan di Indonesia. Radar tersebut juga bagian dari investasi AirNav Indonesia senilai Rp 2,2 triliun pada 2016 ini.

Write a Comment