Gantikan Abdulrahman Saleh, Bandara Baru Segera Dibangun di Sumawe

Gantikan Abdulrahman Saleh, Bandara Baru Segera Dibangun di Sumawe

Kota Malang akan segera miliki bandara baru yang akan menggantikan Bandara Abdulrahman Saleh. Rencananya bandara baru ini akan dibangun dekat area pantai selatan Kota Malang.

Gubernur Jawa Timur, Sukarwo, telah mengemukakan bahwa bandara baru akan dibangun di dekat pantai Sendang Biru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Untuk proyek pembangunan bandara telah tersedia lahan seluas 5.700 hektar.

Dalam keterangannya di Jakrta, Senin(18/7/2016), Sukarwo mengatakan, “Studi kelayakan sudah dilakukan di sana (Sendang Biru), saat ini sedang dilakukan DED (Detail Engineering Desain), dan tahun depan sudah pengerjaan.”

Menurut Sukarwo, bandara baru tersebut sangat diharapkan dapat menjadi pintu masuk wisatawan ke Provinsi Jawa Timur. Beliau mengatakan, jika daerah pantai dipilih karena bebas dari kabut. Berdasarkan studi selama ini dari bandara Abdulrahman Saleh yang dekat dengan Gunung Bromo, bandara tersebut sering terjadi gangguan kabut akibatnya jadwal penerbangan harus dialihkan ke bandara Juanda Surabaya.

“Kalau sekarang di Malang, malam hari ada kabut. Meskipun sudah dipasang dipasang pencahayaan bandara, pesawat tetap tidak bisa turun. Kalau pinggir laut sudah dipelajari tidak ada embun,” ujar Sukarwo.

Untuk pendanaan pembangunan bandara ini, akan dibangun dengan bantuan dana dari Pemerintah Pusat sedangkan Pemerintah Daerah yang membantu membangun prasarananya.

“Runway-nya diselesaikan pemerintah pusat, yang lain bisa dibicarakan lagi. Kita juga ada dana dari Islamic Development Bank (IDB) untuk proyek daerah selatan seperti jalur lintas selatan hingga Banyuwangi,” kata Sukarwo.

Mengenai status lahan untuk bandara baru ini, Sukarwo mengatakan jika saat ini sudah bebas. Hanya saja untuk sementara ini lahan tersebut sering digunakan untuk latihan bagi prajurit TNI.

Bandara yang menurut perkiraan selesai pada 2019 ini nantinya diharapkan bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Jawa Timur. Sampai saat ini rata-rata jumlah wisatawan domestik maupun asing yang masuk ke Jawa Timur berjumlah 21 juta.

“Tahun kemarin(2015), berjumlah 48,9 juta. Artinya itu destinasi bagus untuk masyarakat,” ucap Sukarwo.

Sukarwo memprediksi bandara baru tersebut bisa menampung hingga 24 juta penumpang tiap tahun. Untuk tahap awal, jumlah penumpang yang ditampung 12 juta dengan satu runway, kemudian akan terus bertambah dan berkembang.

Write a Comment