Imbas Penurunan Target, Airbus Andalkan Produski A320 NEO

Imbas Penurunan Target, Airbus Andalkan Produksi A320 NEO

Produsen pesawat asal Eropa, Airbus sedang gencar kejar target untuk pengiriman pesawat tahun 2016 dengan mengandalkan produksi A320 NEO.

Airbus mengandalkan tipe A320 NEO (New Engine Option) karena laris di pasaran dan dapat mendongkrak kinerja bisnis perusahaan itu. Sebelumnya, pengiriman pesawat Airbus sempat turun 7 persen pada kuartal pertama 2016. Hal ini terjadi lantaran imbas dari pabrik pembuat mesin Pratt & Whitney yang tidak memasukkan mesin pada sejumlah 2 lusin pesawat A320 NEO.

Airbus menyatakan mesin-mesin yang diproduksi Pratt & Whitney versi terbaru sudah siap digunakan paling cepat musim panas tahun ini. Dengan demikian, Airbus dapat menyelesaikan konstruksi pesawat yang belum selesai itu dan mengejar target pengiriman pada paruh kedua tahun 2016 ini.

Di sisi lain, Airbus memprediksi jumlah pengiriman pesawat A320 NEO tahun ini lebih sedikit. Dikarenakan Airbus juga mengejar target pengiriman tambahan untuk seri pesawat A320 CEO (Current Engine Option).

Dilansir dari Channel News Asia, Selasa (31/5/2016), CEO Airbus Tom Williams mengatakan, “Kami menggunakan fleksibilitas yang kami miliki pada A320 CEO untuk memitigasi tantangan yang kami miliki pada seri NEO.”

Airbus menargetkan pengiriman pesawat sebanyak 650 unit pada tahun 2016, hal ini berarti meningkat 23 persen dibanding tahun sebelumnya. Perlu diketahui bahwa pengiriman pesawat menyumbang sebesar 70 persen dari total pendapatan Airbus.

Di samping menarget kenaikan pengiriman A320, Airbus juga menunda pengiriman pesawat seri A350 yang biasanya digunakan untuk penerbangan jarak jauh. Penundaan tersebut dikarenakan kekurangan perlengkapan untuk kabin. Rencananya, sebanyak 50 pesawat seri A350 ditargetkan dikirim tahun ini.

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.