Indonesia Menghadapi ASEAN Open Sky
Yayasan Lembaga Konsumen Sumatera Selatan mendesak pengelola bandar udara (bandara) dan perusahaan jasa angkutan udara memperbaiki pelayanan kepada masyarakat menghadapi penerapan “ASEAN Open Sky” tahun ini.
“Sekarang ini pelayanan di Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin Palembang masih perlu perbaikan dan peningkatan keamanan bagasi serta kenyamanan penumpang. Selain itu, pihak maskapai tidak sering melakukan penundaan jadwal pemberangkatan (delay),” kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Sumatera Selatan Hibzon Firdaus di Palembang, Minggu (7/6/2015).
Menurutnya, masyarakat selaku konsumen mendambakan seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan jasa angkutan udara di daerah ini dan daerah lainnya di Tanah Air dapat memperbaiki pelayanan sesuai dengan standar internasional.
Dalam kondisi sekarang ini, konsumen pengguna jasa angkutan udara sering mendapat perlakuan kurang baik dari pihak pengelola bandara dan maskapai penerbangan.
Ketika pesawat yang akan ditumpangi mengalami penundaan penerbangan dari jadwal yang ditentukan, kata dia, konsumen merasa kurang nyaman menunggu berlama-lama di bandara, terutama di dalam ruang tunggu keberangkatan.
Begitu pula, lanjut dia, ketika akan memasukkan tas dan barang bawaan lainnya ke bagasi, dibayangi rasa kecemasan karena sering terjadi aksi pencurian barang di bagasi sehingga tidak sedikit konsumen yang harus membawa barang bawaannya ke dalam kabin pesawat.
Dia menjelaskan bahwa YLK Sumsel sering menerima pengaduan dari masyarakat pengguna jasa angkutan udara kurang mendapat pelayanan yang baik ketika berada di bandara, penundaan jadwal keberangkatan oleh maskapai penerbangan.
Selain itu, pihaknya juga pernah mengadvokasi penumpang yang kehilangan barang bawaan yang diduga terjadi kesalahan dalam proses di bandara dan pemuatan di bagasi pesawat. Namun, berakhir dengan penyelesaian yang kurang memuaskan konsumen.
Dengan perbaikan pelayanan sesuai dengan standar pelayanan internasional, dia berharap sejumlah permasalahan yang berpotensi membuat pengguna jasa angkutan udara kurang aman dan nyaman dalam tahun ini bisa diatasi dengan baik.
Sumber : okezone.com
Write a Comment