Jelang Kemerdekaan RI, Angkasa Pura II Berikan Kado Spesial

Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-74, PT Angkasa Pura II memberikan kado spesial kepada bangsa dan negara Indonesia. Kado tersebut adalah dioperasikannya runway (landasan pacu) 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Kamis (15/08/2019).

Diketahui sebelumnya Presiden Joko Widodo sudah meninjau progres pembangunan runway 3 pada Jumat (21/06/2019) dimana hari tersebut bertepatan dengan ulang tahun Presiden Jokowi yang ke-58. Dan sebulan kemudian, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau dan menyaksikan langsung tes runway 3 yang dilakukan oleh pesawat kalibrasi milik Kementerian Perhubungan.

Dilansir dari beritatrans, Rabu (14/08/2019), Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, “Insya Allah, Kamis 15 Agustus 2019 mulai dioperasìkan. Kami mohon doa dan supportnya.”

Awaluddin mengatakan bahwa pesawat NAM Air Boeing 737-500 yang terbang dari Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, melakukan pendaratan perdana di runway 3 Badnara Internasional Soekarno-Hatta pada titik azimuth 24, pukul 09.45 WIB.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak sehingga proyek runway ketiga dengan panjang 2.500 meter sudah selesai dengan baik dan siap dioperasikan. Runway ketiga ini sudah bisa siap dioperasikan, di mana juga sudah landing test runway,” imbuh Awaluddin.

Dirut PT Angkasa Pura II tersebut juga mengatakan jika target berikutnya adalah mengoperasikan runway ketiga dengan ukuran 3.000 x 60 meter.

“Target pada Oktober, runway ketiga siap beroperasi dengan ukuran 3.000 x 60 meter sehingga penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta lebih optimal dan maksimal,” kata Awaluddin.

Sebelumnya, Bandara Internasional Soekarno-Hatta beroperasi dengan runway satu dan runway dua. Dari dua runway tersebut, Bandara ini mampu menampung sebanyak 81 pergerakan pesawat setiap jamnya. Kini dengan beroperasinya runway ketiga, maka sebanyak 114 pergerakan pesawat per jam mampu dilayani.

Selain itu, hadirnya runway 3 dapat memperlancar lalu-lintas penerbangan dan mendatangkan lebih banyak penerbangan. Dampak kedepannya adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta mampu menampung hingga 100 juta penumpang per tahun.

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.