Lobi 32 Menteri, Indonesia Galang Dukungan untuk Posisi Anggota Dewan ICAO

Lobi 32 Menteri, Indonesia Galang Dukungan untuk Posisi Anggota Dewan ICAO

Demi meluluskan Indonesia jadi anggota dewan ICAO, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan lakukan lobi kepada 32 menteri perhubungan negara-negara Asia-Afrika yang berkumpul pada acara pertemuan para menteri perhubungan negara berkembang anggota ICAO.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengungkapkan, “Indonesia siap bersaing memperebutkan posisi anggota dewan ICAO. Karena, Indonesia memiliki kompetensi dan pengalaman yang mumpuni untuk menduduki posisi anggota dewan ICAO.”

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, angkutan penerbangan Indonesia sudah melayani 294 rute penerbangan domestik yang menghubungkan 113 kota di Indonesia dan rute penerbangan internasional sejumlah 129 rute. Demikian juga dengan jumlah bandara di seluruh Indonesia tercatat ada 237 bandara. Untuk mendukung pertumbuhan dan kemajuan penerbangan sipil, pemerintah juga akan membangun 62 bandar udara baru. Disamping itu, Indonesia sudah melakukan sertifikasi kepada 18 penerbangan berjadwal dan 47 penerbangan tidak berjadwal.

“Dalam industri penerbangan, Indonesia memiliki banyak kemajuan di bidang infrastruktur,” ujar Jonan pada acara pertemuan menteri perhubungan negara berkembang anggota ICAO di Bali, Senin (30/5/2016).

Dari segi volume kenaikan penumpang, Indonesia dinilai cukup baik. Berdasarkan data yang ada, sejak tahun 2011 sampai tahun 2014, rata-rata pertumbuhan penumpang penerbangan domestik mencapai 10,94 persen per tahun. Sedangkan angka pertumbuhan penumpang internasional mencapai 12,25 persen per tahun.

Jonan juga mengatakan bahwa masuknya Indonesia pada bursa calopn anggota dewan ICAO dinilai sangat penting agar Indonesia memiliki peran penting sebagai penentu kebijakan atau regulasi dalam industri penerbangan dunia.

Write a Comment