mesin-mati-lion-air-mendarat-darurat-di-bandara-sultan-hasanuddin

Mesin Mati, Lion Air Mendarat Darurat di Bandara Sultan Hasanuddin

Pesawat Lion Air rute tujuan Ambon (AMQ) – Ujung Pandang (UPG) dengan nomor penerbangan JT 791 terpaksa mendarat darurat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan pada Kamis 22 Spetember 2016.

Insiden tersebut terjadi akibat salah satu mesin pesawat yang mengalami kendala teknis.

Pesawat jenis Boeing 737-900ER yang berangkat dari Bandara Internasional Pattimura Ambon tesebut sejatinya akan menuju Surabaya. Namun, begitu ada kendala pada mesin, pesawat harus melakukan pendaratan darurat.

Diketahui, bahwa pilot Lion Air sempat melaporkan bahwa mesin nomor dua mengalami kegagalan (engine failed) 30 menit sebelum transit mendarat di Makassar. Untungnya pendaratan pesawat tersebut bisa lancar dan selamat.

Begitu mendarat, seluruh penumpang langsung keluar dan diamankan petugas yang sudah siaga di runway. Terlihat mobil unit pemadam kebakaran bersiaga di sekitar landasan pacu dan juga beberapa unit bus yang siap digunakan menjemput para penumpang.

Presiden Direktur Lion Air Group, Edwart Sirait mengatakan, “Pada pukul 08.20 WITA, Lion Air JT791 dapat mendarat dengan normal dan diberhentikan di runway sesuai prosedur keselamatan penerbangan. Pesawat langsung ditarik ke apron dan dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab kendala teknis tersebut.”

Edward menambahkan, “Seluruh penumpang yang berjumlah 211 orang dan 7 awak pesawat dalam kondisi selamat.”

Pihak Lion Air juga sedang menyiapkan pesawat pengganti untuk penumpang yang akan menuju Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

“Semua penumpang yang menuju Surabaya akan diterbangkan menggunakan pesawat yang berbeda dengan nomor penerbangan yang berbeda juga,” imbuh Edward.

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.