nelayan tangkap ikan

Nelayan Dapat Ekspor Langsung ke Luar Negeri

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan nelayan yang berada di Pulau terdepan Indonesia dapat melakukan ekspor ke luar negeri secara langsung tanpa melalui daerah sentra ekspor Indonesia.

Rencana ini disampaikan oleh Sekertaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Sjarief Widjaja dalam acara rapat koordinasi dengan beberapa pemerintah daerah.

Menurut Sjarief, para nelayan nantinya dapat melakukan ekspor tanpa harus mengirimkan hasil tangkap ikan ke Jakarta dan Surabaya. Kebijakan ini nantinya akan diterapkan pada 15 daerah terdepan di Indonesia.

“Ekspor ikan tidak perlu dari Jakarta atau Surabaya. Misalkan dari Sumeuleu tidak perlu ke Jakarta, tapi langsung masuk ke Singapura, Malaysia. Dari Merauke tidak perlu ke Surabaya, langsung saja ekspor ke Australia. Sehingga dapat devisa,” ujar Sjarief dalam rapat koordinasi di kantor KKP, Jakarta, Selasa (8/3/2016) yang dilansir dari okezone.

15 daerah yang dapat melakukan ekspor langsung tersebut adalah Simeulue, Mentawai, Natuna, Nunukan, Tahuna, Rote Ndao, Kisar, Talaud, Morotai, Tual, Saumlaki, Biak Numfor, Timika, Sarmi, dan Merauke.

“Nanti saya harapkan 15 pulau ini dapat segera melakukan ekspor. Dalam waktu dekat NTT sudah berencana melakukan ekspor langsung,” imbuh Sjarief.

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.