pelindo 3

Pelindo III Akan Revitalisasi Terminal Teluk Lamong

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III saat ini membutuhkan dana sebesar Rp15 triliun. Ini dilakukan untuk memenuhi revitalisasi Alur Pelayaran Barat Surabaya dan perluasan Pelabuhan Tanjung Perak melalui pembangunan Terminal Teluk Lamong.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Djarwo Surjanto menjelaskan, dana tersebut nantinya tidak akan hanya diupayakan dalam bentuk surat utang, namun juga bisa dalam pinjaman.

“Akan kita lihat, bisa obligasi, bisa sukuk, nanti kita lihatlah. Karena financial depreciation-nya berubah-ubah. Jadi, tidak bisa kita putuskan sekarang,” ujarnya saat ditemui seusai peresmian Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Jumat (22/5/2015).

Lebih lanjut dia menjelaskan, dana tersebut akan dialokasikan di sebanyak 43 proyek pelabuhan yang berada di bawah wilayah kerja perseroan, untuk jangka waktu tiga tahun ke depan.

“Selain di Surabaya, di Semarang kita nambah fasilitas, di Banjarmasin sampai Pelabuhan Lembar nanti pelan-pelan ke pelabuhan-pelabuhan yang lain seperti di Maumere. Tadi Pak Presiden minta dipercepat semua. Jadi kita akan evaluasi lagi program kita,” terang dia.

Djarwo menyebutkan, dengan nilai tukar Rupiah yang saat ini sedang mengalami fluktuasi, perseroan tidak mempermasalahkan hal tersebut. Pasalnya, sebagian besar pendapatan perseroan berbentuk mata uang dolar Amerika Serikat.

“Kami tidak melakukan hedging (lindung nilai), karena pendapatan kami dalam bentuk dolar (AS),” pungkasnya.

Sekadar informasi, perseroan pada Oktober 2014 melakukan pinjaman global (global bond) dengan nilai USD500 juta. Keberhasilan Pelindo III dalam memperoleh global bond menjadikan perseroan sebagai BUMN keempat serta BUMN infrastruktur pertama yang memperoleh kepercayaan internasional

Selain itu, proyek revitalisasi Alur Pelayaran Barat Surabaya dan Terminal Teluk Lamong telah menghabiskan dana sekira Rp4,65 triliun tanpa kucuran dana dari pemerintah dalam bentuk APBN.

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.