logo-pelindo-4

Pelindo IV Lakukan Revaluasi Aset

Pemerintah sudah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi tahap V mengenai revaluasi aset yang memberikan insentif pajak berupa potongan Pajak Penghasilan (PPh), baik untuk perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menanggapi hal ini, PT Pelindo IV (Persero) siap melakukan revaluasi aset. Terlebih lagi, aset Pelindo IV berupa tanah masih ada masalah, yakni sengketa lahan dengan masyarakat di Makasar, Papua maupun di Kalimantan Timur (Kaltim).

“Kami akan kerjasama BPKP daerah, jadi untuk menilai revaluasi karena terus terang saja, aset kita bermasalah, misalnya tanah dengan warga. Ini perlu diulang. Contohnya di Makasar ada sengketa lahan, di Papua dan di Kaltim,” kata Direktur Utama Pelindo IV Doso Agung, Jakarta, Senin (26/10/2015).

Doso menambahkan, hingga saat ini total aset Pelindo IV mencapai sekira Rp4 triliun. Namun aset tersebut masih perhitungan harga dahulu.

Dirinya memperkirakan, jika Pelindo IV melakukan revaluasi aset seperti tanah, maka aset Pelindo akan naik sekira 2 hingga 5 persen dari total asetnya sekarang.

“Kami juga lakukan upaya pengamanan aset kita sudah lakukan, seperti sertifikasi, pemagaran,” sebutnya.

Kendati demikian, pihaknya akan mempelajari dengan seksama mengenai tata cara melakukan revaluasi aset agar mendapat potongan tarif PPh yang ditetapkan pemerintah.

“Sekarang lagi jajaki financial adviser. Kami akan bidding, lelang. Ada PT Bahana PT Danareksa, pemain lokal lah. Sinergi BUMN lah. Seluruh proses selesai semester I-2016 selesai, kan ngurus dokumen segala macam,” paparnya.

Seperti yang diketahui, insentif pemotongan tarif pajak penghasilan (PPh) hanya berlaku hingga akhir 2016. Dalam revaluasi aset normalnya dikenakan tarif 10 persen namun dalam paket ini ada insentif potongan, sebagai berikut:

– Revaluasi aset hingga 31 Desember 2015, tarif PPh 3 persen

– Revaluasi aset 1 Januari hingga 30 Juni 2016, tarif PPh 4 persen

– Revaluasi aset 1 Juli hingga 31 Desember 2016, tarif PPh 6 persen.

 

okezone

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.