pesawar-cargo-trigana-air-tergelincir-di-bandara-wamena

Pesawat Cargo Trigana Air Tergelincir di Bandara Wamena

Pesawat cargo milik maskapai penerbangan Trigana Air tergelincir saat mendarat di bandara Wamena, Selasa (13/9/2016), pukul 07.30 WIT.

Pesawat dengan nomor penerbangan PK-YSY TGN-7321 yang diawaki oleh Pilot Kapten Jatmiko dan Co-pilot Joshua serta teknisi bernama Iwan, mengalami gagal mendarat (crash landing) saat membawa muatan cargo BBM seberat 15.353 kg. Diketahui jika penyebab kecelakaan pesawat itu karena roda bagian kiri pesawat yang patah.

Berdasarkan informasi yang kami peroleh, Trigana Air yang terbang dari Jayapura tersebut tersebut mengangkut 50 drum bahan bakar minyak (BBM) jenis premium seberat 8500 kg dan solar 27 drum dengan berat 5103 kg. Selain itu, pesawat tersebut juga mengangkut 15 karug gula seberat 750 kg, beras 40 kg, dan 14 coly barang seberat 450 kg.

Seperti dikutip dari Antara Jayapura, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, “Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Dan muatan BBM berhasil dievakuasi. Namun, untuk sementara waktu aktifitas bandara ditutup hingga pesawat dapat dipindahkan.”

Paulus juga menambahkan bahwa saat kecelakaan pesawat terjadi, kecepatan angin sekitar 20 knot, kemudian ketika pesawat tergelincir, pesawat sempat mengeluarkan api di bagian belakang roda pesawat.

Sementara itu, Kepala Bandara Wamena Rasburhany juga menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari KNKT. “Tak ada korban dalam insiden ini. pesawat dalam kondisi rusak berat dan masih di-shoulder. Bandara sementara kami closed, menunggu arahan lebih lanjut dari KNKT,” ujarnya Rasburhany.

Di tempat terpisah, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono memastikan pihaknya bakal menginvestigasi insiden tergelincirnya pesawat Trigana Air di bandara Wamena. Ia juga mengaku kalau salah satu anggotanya sudah berada di Sentani, Papua.

Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa(13/9/2016) Soerjanto mengatakan, “Anggota saya sekarang ada di Papua, namun belum bisa mendekat ke Wamena karena bandara masih ditutup.”

Meski demikian, Soerjanto mengatakan bahwa KNKT telah mengizinkan pihak otoritas bandara untuk mengevakuasi muatan pesawat Trigana Air. Selain itu, ia juga meminta pihak bandara untuk mendokumentasikan (memfoto) badan pesawat dan kondisi landasan pacu yang diduga berlubang.

“Kami sudah mengizinkan otoritas bandara untuk memindahkan muatan dan evakuasi pesawat. Kami juga minta mereka untuk memfoto pesawat dan landasan bandara,” ujar Soerjanto.

Soerjanto juga menambahkan jika tiga anggota KNKT akan segera ditugaskan ke Wamena. Mereka akan mendalami informasi terkait insiden tersebut.

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.