Pusat Logistik Berikat

Pusat Logistik Cakung Ditarget Jadi Pusat logistik Asia Tenggara

Setelah diresmikan oleh Presiden Jokowi, Pusat Logistik Berikat Cakung-Cilincing ditargetkan mampu mengambil alih pasar logistik di Asia Tenggara yang sebelumnya berpusat di Singapura dan Malaysia.

Dalam konferensi pers peresmian Pusat Logistik Berikat, Cakung-Cilincing, Jakarta Utara, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, “Dalam waktu dekat ini, Pusat Logistik Berikat Cakung-Cilincing akan menjadi pusat logistik Asia Tenggara.”

Peresmian PLB (Pusat Logistik Berikat) ini bertujuan untuk mendekatkan pasokan logistik dari luar negeri ke pasar terbesarnya di Indonesia.

“Sebagian besar pasarnya ada di Indonesia. Kami ingin Indonesia yang jadi pusat logistik, bukan negara tetangga,” kata Bambang.

Dengan adanya Pusat Logistik Berikat ini, mampu menghemat hingga Rp 60 miliar biaya dari pre clearance dan post clearance. Sehingga nantinya barang keluar dari clearance dapat langsung dibawa ke PLB.

Pada tahun ini pemerintah memastikan 11 perusahaan yang tergabung di PLB berjalan dengan lancar. Di tahun mendatang sedikitnya ada 50 perusahaan yang ditargetkan bergabung dalam PLB. Dengan diresmikannya PLB, Indonesia diharapkan bisa menjadi logistic hub di Asia Tenggara dalam 2-3 tahun ke depan.

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.