Saingi Dominasi Airbus dan Boeing, China Luncurkan Pesawat C919

Saingi Dominasi Airbus dan Boeing, China Luncurkan Pesawat C919

China tampaknya tak mau ketinggalan dalam industri manufaktur pesawat terbang. Negeri Tirai Bambu tersebut ingin mengalahkan dominasi Airbus dan Boeing. Diketahui bahwa China sedang membuat pesawat berbadan lebar yang akan menjalani terbang perdana pada semester I-2017 ini. Pesawat tersebut bernama C919.

Sebagaimana dilansir dari AFP, Selasa (7/1/2017), diketahui pemasangan sistem di dalam pesawat C919 tersebut hampir selesai. Dalam pembuatan pesawat itu juga sempat direncanakan terbang perdana pada tahun 2015, namun hal itu diundur karena sertifikasi dan uji cobanya masih belum bisa dilakukan.

Perusahaan yang membuat pesawat C919 adalah Commercial Aircraft Corp of China (COMAC) yang merupakan perusahaan milik pemerintah atau BUMN. Bagi China, pesawat itu merupakan mandat negara untuk mengurangi ketergantungan terhadap pesawat Airbus dan Boeing serta mampu bersaing di pasar pesawat komersial.

Diketahui bahwa pesawat C919 dirakit pada November 2015. Para pekerja membutuhkan waktu setahun untuk merakit tiap bagian pesawat yang mampu menampung hingga 168 penumpang. Pesawat ini nantinya akan bersaing dengan Boeing 737 dan Airbus A320.

Hingga November 2016, COMAC sudah menerima pesanan sebanyak 570 unit pesawat C919 dari 23 pelanggan. Menandakan bahwa China merupakan salah satu pasar terbesar pesawat terbang.

Di sisi lain bagi Airbus, dalam 20 tahun ke depan China akan membutuhkan sebanyak 6.000 pesawat baru dengan nilai pesanan US$ 945 miliar. Boeing juga demikian, mereka (Boeing) yakin jika  China akan membutuhkan 6.800 unit pesawat dengan nilai US$ 1 triliun dalam 20 tahun ke depan.

Untuk memenangkan persaingan pasar pesawat terbang, Airbus dan Boeing bekerjasama dengan perusahaan lokal untuk perakitan pesawat di China.

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.