Tambah Daya Tampung Penerbangan, AP II Bangun Runway Lagi

Tambah Daya Tampung Penerbangan, AP II Bangun Runway Lagi

Demi meningkatkan kapasitas landasan pacu (runway) agar dapat menampung 86 penerbangan per jam, PT Angkasa Pura (Persero) II menggelontorkan dana sebesar Rp. 625 miliar untuk pembangunan runway baru Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan jika adanya pengembangan dari sisi udara bertujuan untuk memperlancar lalu lintas pesawat saat berada di darat.

Seperti dilansir dari Antara, Senin(20/02/2017), Awaluddin mengatakan, “Juga demi faktor keselamatan sehingga program IRC 86 [pengembangan kapasitas hingga 86 penerbangan per jam] dapat diterapkan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.”

Lebih lanjut Awaluddin menyatakan bahwa di samping pengembangan infrastruktur, juga dibutuhkan kerja sama antar institusi seperti kerja sama AirNav Indonesia dengan pihak maskapai agar implementasi IRC 86 berjalan lancar.

Dalam mengembangkan infrastruktur Bandara Soekarno-Hatta, yang dilakukan antara lain, perluasan beberapa wilayah apron dan taxiway di zona utara dan selatan, penambahan jalur penghubung taxiway serta penambahan satu rapid exit taxiway di zona utara. Sehingga total ada 12 proyek pengembangan sisi udara yang sedang dilakukan saat ini.

Ia (Awaluddin) berharap seluruh proyek tersebut bisa selesai sesuai jadwal dan program IRC 86 dapat diimplementasikan pada akhir tahun 2017 atau paling lambat awal tahun 2018.

“Apabila kapasitas dua runway dapat bertambah menjadi 86 penerbangan per jam dari saat ini yang 72 penerbangan per jam, diharapkan rute baru khususnya penerbangan internasional akan bertambah di samping tentunya peningkatan kapasitas akan membuat waktu ketepatan atau *on-time-performance* maskapai semakin baik,” ujar Awaluddin.

Selain pengembangan untuk implementasi IRC 86, di Bandara Soekaro-Hatta juga sudah dimulai pembangunan infrastruktur lainnya yakni east cross taxiway yang menghubungkan runway utara dan selatan.  Kabarnya dalam waktu dekat, pengembangan lainnya di sisi udara juga akan dilakukan, yakni pembangunan runway ketiga.

Pengembangan di sisi udara dilakukan sejalan dengan pengembangan yang dilakukan di sisi darat, yakni, pembangungan kawasan Terminal 3, Skytrain, stasiun kereta bandara, cargo village, serta revitalitasi Terminal 1 dan 2.

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.