Tingkatkan Layanan Navigasi Penerbangan, AirNav Selesaikan Pembangunan Tower 4 Wilayah

Tingkatkan Layanan Navigasi Penerbangan, AirNav Selesaikan Pembangunan Tower 4 Wilayah

AirNav Indonesia atau Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) berencana segera menyelesaikan pembangunan tower baru di empat wilayah.

Hal tersebut dilakukan agar layanan navigasi penerbangan di Indonesia semakin meningkat.

Empat lokasi yang akan dibangun tower tersebut adalah Bandara Kertajati, Bandara Ahmad Yani, Bandara Ngurah Rai, Bandara Sepinggan, dan Bandara Suktan Hasanudin.

Dilansir dari kompas.com, Manager Hubungan Masyarakat AirNav Indonesia, Yohanes Sirait di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (13/2/2018) mengungkapkan, “2018 (tower) yang akan selesai ada Kertajati, Semarang, Denpasar, Balikpapan.”

Diperkirakan biaya pembangunan tower di 4 wilayah tersebut mencapai Rp 145 miliar.

Sementara itu, General Manager AirNav Cabang Pangkalpinang, Agus Istiarno mengatakan sampai saat ini AirNav Indonesia memiliki berbagai layanan yang mendukung operasional penerbangan diantaranya layanan pemanduan lalu lintas penerbangan, pelayanan informasi penerbangan, pelayanan navigasi, pelayanan telekomunikasi penerbangan, hingga layanan informasi meteorologi dan search and rescue (SAR).

Agus menjelaskan bahwa layanan AirNav dimulai dari awal penerbangan pesawat hingga pesawat berhasil mendarat.

“Ketika pesawat sudah siap berangkat, pintunya ditutup dan didorong mundur dan itu sudah ada komunikasi dengan AirNav atau navigasi penerbangan, dan sejak itu layanan AirNav dimulai hingga pesawat landing,” kata Agus Istiarno.

Menurut Agus, semua operasional penerbangan pesawat yang diterbangkan dilakukan dengan pengaturan navigasi penerbangan baik di udara maupun selama pendaratan. Karena, pengaturan navigasi penerbangan dilakukan dengan tujuan keselamatan dan kelancaran operasional transportasi udara.

Agus juga menambahkan, “Komitmen kami mencegah terjadinya tabrakan pesawat di udara dan di darat. Sampai sekarang yang namanya penerbangan adalah transportasi yang paling selamat.”

Berdasarkan data AirNav Indonesia, hingga saat ini AirNav mengelola ruang udara Indonesia yang dibagi menjadi 2 (dua) Flight Information Region (FIR) barat dan timur dengan total luas FIR sebesar 2.219.629 kilometer.

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.